Ketika Golput jadi pilihan + Award
Seluruh masyarakat indonesia sekarang ini sedang dilanda “demam” pemilu atau lebih umum menggunakan istilah pesta demokrasi (or democrazy). Pemilihan umum akan diselenggarakan sebentar lagi, 2 hari sejak postingan ini ditulis akan diselenggarakan pemilihan legislatif, pemilihan orang-orang yang bakalan duduk dikursi panas ntar :D.
Sebenarnya saya termasuk orang yang tidak suka politik, i hate politic. Tetapi sampai sekarang saya masih tetap bingung, kenapa setiap ada pesta demokrasi ini, saya memberikan suara saya? kata kenapa itu muncul karena saya melihat atau kita bisa sama-sama melihat kalau hasil pemilihan dalam hal ini adalah para politikus (atau poly tikus) belum memberikan hasil sepadan dengan harapan para rakyat. Capek ngomongin yang sudah terjadi, bagaimana yang terjadi sekarang ini?? sudah menjadi rahasia umum.
Saya tidak pandai berkata-kata, mungkin karena saya tidak suka politik :D, tetapi saya ingin memberikan beberapa pertimbangan kenapa Golput bisa menjadi pilihan
- Money Politics, sesuatu yang seharusnya haram hukumnya, tidak boleh dipraktekkan dalam kegiatan pesta demokrasi ini, justru menjadi strategi utama dalam meraih suara. Politik sudah berubah menjadi bisnis. Politikus ingin meraih untung setelah dia terpilih nantinya, rakyat juga ingin kebagian dong..:D, mungkin namanya harus diganti, “politik saling menguntungkan”
- Caleg yang tidak seharusnya jadi caleg, banyak caleg, atau calon legislatif yang tidak sepantasnya jadi caleg, pertama mungkin sudah melakukan praktek #1 diatas, atau bahkan sudah terbukti melakukan korupsi atau tindakan lain yang melanggar hukum. Belum terpilih aja sudah begitu kelakukannya, bagaimana kalau sudah terpilih???
- Pengumbar janji, janji manis yang diberikan oleh caleg, atau calon-calon lainnya, yang tidak akan dipenuhi. Kenapa tidak akan?, karena belajar dari sejarah, bahkan reposter di TV juga sering menyebutkan mengenai caleg yang memberikan janji-janji manis pada saat kampanye, tetapi apakah akan ada realisasi?
Mungkin masih banyak hal-hal lain yang bisa dijadikan alasan kenapa GOLPUT bisa jadi pilihan nanti. Money politics merupakan hal yang paling merusak menurut saya. Percaya atau tidak, didaerah saya mungkin ada juga didaerah yang lain, caleg itu ada baderol harganya. Rp. 100K / suara merupakan harga standard, Rp. 150K harga tinggi, bahkan ada yang berani bayar Rp. 500K / suara jika sang pemilih bersedia menandatangani surat perjanjian dan menyerahkan fotokopi KTP, ntah untuk apa?.
Fenomena yang terjadi menurut saya adalah, rakyat sudah pintar, sudah tahu apa itu politik, sekarang caleg yang dijadikan lahan bisnis, caleg yang dikuras, kasihan calegnya :(.
Kemaren sempat cerita-cerita sama teman, tentang praktek “menipu” caleg, dan sudah terjadi
ceritanya ada si X, dia kenal dan tahu no HP si caleg D (caleg dod*ng), yang notabene tidak mengenal si X
si X: (mengirim SMS ke si D) pak D, saya termask pendukung bapak, saya punya beberapa orang yang bisa diarahkan (red: diminta untuk memiliki caleg D), tetapi saat ini saya tidak punya pulsa untuk menghubungi mereka, posisinya sedang diluar kota.
caleg D: (berpikir, kalau tidak dikasih, sayang sekali, lumayan, lagian cuma pulsa aja) okke pak X, sambil mengirim pulsa ke si X
si X: (senyum lebar, telah dapat pulsa gratis)
Saya tidak habis pikir, kenapa bisa terjadi, capeklah..
intinya, saya bukannya mau mengajak sekalian untuk menjadi GOLPUT, saya sendiri bukan GOLPUT, tetapi banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum kita memberikan suara kita. Janganlah memilih caleg dalam karung ehh.. kucing.. tetapi pilihlah seseorang yang memang dia layak untuk dipilih.
Sekalian, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada lae adieska (mulyadi) yang telah mencantumkan blog ini menjadi salah saru penerima award fabulous blog,
dan sesuai dengan tradisi maka ada tugas yang harus diemban, berdasarkan aturan main yang ada
Here is the requirement if you are getting this award:
- Put the logo on your blog or post.
- Nominate at least 10 blogs which you think are FABULOUS.
- Be sure to link to your nominees within your post.
- Let them know that they have received this award by commenting on their blog.
- Share the love and link to this post and to the person from whom you received your award.
Dengan ini juga saya teruskan award ini ke beberapa orang dibawah ini, mungkin ngga sampe 10,
- boon_chiet, fabulous boen_chit :d
- Seruan Kita, kaboy in da house..
- Ecko, always fabulous
- Rudy oktavianus, suara orang batak di tanah rantau
- Petir angkasa, Fabulous Content
- ganda manurung, home of ria, adeknya sikawan
- The Pieps, fabulous pimpro..
Mungkin segitu dulu, ntar ditambah 3 lagi.





btw, makasih banyak bang…

anyway, koq ada kata2 adeknya si kawan? kawan yang mana tuh bang… kawan abang?? soalnya bingung aku…
Reply
Ojak Reply:
April 7th, 2009 at 9:51 am
ngga usah bingung gand.. tenang aja, ngga kubawa-pun kaw kedalam pencobaan..
Reply
wiw, namaku tercantum di calon penerima. Wokeh bakal kuselesaikan secara jantan bang
Reply
Golput? kalo saya udah ada pilihan mas
Selamat buat awardnya… siip dehhh….
Reply
golput itu sama gak dengan abstain?

Reply
Ojak Reply:
April 7th, 2009 at 5:44 pm
sama kale ya !
Reply
kasihan kale lah si ganda itu kaw buat jak
Reply
@pieps
gand.. cuekin aja.. lanjut gand.. 
jangan gitulah lieps,,, ntar tambah bingung dia..,
Reply
Hehehe… Sepakat aku lae… Sebelum memilih, sebaiknya kita cari informasi dulu tentang caleg2 yang tertera di kertas suara pemilu nanti. Nggak usah semua… Yang kira2 layak didukung aja… Kan ada google… Kalo caleg itu nggak ada di google, yah nggak layak dipilih lah dia, soalnya nggak tenar dia
Tapi kalo ada di google ternyata banyak negatifnya, nggak layak dipilih juga lah dia. Nah yang layak dipilih yang yang ada di google dan hampir tak ada negatifnya. Hehehe… Tapi ini cuma bisa diterapkan sama Caleg DPR dan DPRD Tk I. Kalo DPRD Tk. II kayaknya masih banuyak yang belum kenal google. Wkwkwkwkwk…
Intinya jangan sampai pilih caleg yang sering pakai sarung ya lae…
Reply
Ojak Reply:
April 8th, 2009 at 6:43 am
wakakakakakak… ada-ada aja lae ini.
Reply
makin bingung aku bang…

Reply
@bang nich
setahuku golput itu tidak sama dengan abstain bang (aku dapat dari penjelasan pak Denny L)
klo abstain itu lebih condong pada setuju pada suara terbanyak tapi klo golput enggak setuju ama siapa2.
CMIIW
Reply
oh ternyata si gand itu adeknya si kawan? heh???
si kawan yang mana nih?
Reply
si ojak nih minta diginikan..


bikin penasaran anak org.. kasihan tuh.. kasih tau lah siapa abangnya
Reply
@boon_chiet
nah, kalau yang mayoritas=abstain acem kita buat?
(kurasa udah kita diskusikan nanti waktu jumpa di TST Pak Haji)
Reply
Kalo saya sih gak mau jadi golput, karena saya kan bayar pajak. Sayang kalo tidak berpartisipasi. Tp saya setuju bila memang harus golput karena tidak ada pilihan, dan bukan golput karena ikut2an dan asal-asalan saja.
Reply
Ojak Reply:
April 14th, 2009 at 8:12 am
setubuh… ehh.. setuju..
Reply
Selamat atas terpilihnya dan mendapatkan award pada pemilu kali ini semoga sukses selalu
Reply
wahhh dapat award…
casual cutie udah punya pilihan jadi ga golput
Reply
karena dah dpt award, jgn lupa bayar royalti..
Reply
Ojak Reply:
April 16th, 2009 at 6:54 am
ntar kita ngemeng masalah rohalti.. sello kam..
Reply
*tercampak dari blognya adieska, gara2 main upil skating
Reply
slamat dapat award ya???
Reply
selamat awardnya ya….
Reply